“Aku tidak tahu harus apa.”
Mulai dengan Lirno Tutor. Minta petunjuk, langkah pertama, penjelasan lengkap, atau cek apa yang sudah kamu coba.
Buka Lirno Tutor →Pilih sesuai momennya
Mulai dari soal yang ada di depanmu. Lirno menjaga langkah berguna berikutnya tetap dekat, tanpa mengubah belajar jadi tumpukan alat.
Mulai dengan Lirno Tutor. Minta petunjuk, langkah pertama, penjelasan lengkap, atau cek apa yang sudah kamu coba.
Buka Lirno Tutor →Foto atau buka file-nya, tinjau tugas yang dikenali, lalu mulai misi belajar yang terarah.
Buka pindai PR →Ubah topik jadi flashcard, kuis singkat, misi belajar, paket Lesson Studio, atau ulasan di Mistake Book selagi masih segar.
Buka latihan →Masukkan tugas ke perencana, lihat hari dan minggunya, lalu pecah kerja berat jadi misi belajar atau blok fokus.
Buka perencana PR →Ukur topik yang lemah, latih secara terarah, lalu uji dirimu tanpa catatan — bukan membaca ulang semuanya.
Buka Exam Coach →Simpan langkah yang salah, kembali ke situ dengan tutor atau latihan, dan pilih blok fokus berikutnya dari pola progresmu.
Buka ulasan dan progres →
Tutor AI
Lirno Tutor adalah AI pembantu PR yang menyesuaikan bantuan dengan situasimu lewat mode Petunjuk, Penjelasan, Cek, dan Cepat, beserta cek pemahaman singkat dan latihan yang bisa kamu buat dari topik yang sama.

Pindai PR
Ambil foto PR, atau buka file tugas. Lirno membantu mengenali subsoal, konfirmasi mata pelajaran dan tingkat, lalu ubah pekerjaan jadi misi belajar.

Aplikasi belajar AI
Pakai Lesson Studio untuk pelajaran visual terpandu, bangun set belajar dari materi sendiri, ulas kesalahan, dan pilih latihan tertarget dari satu pusat belajar.

Perencana PR
Simpan tugas dan tenggat di satu rencana, minta Lirno memecah pekerjaan berat, dan jaga blok fokus nyata selama 15, 25, atau 50 menit.

Persiapan ujian
Exam Coach mengubah ulangan umum jadi langkah tertarget: cari tahu apa yang masih goyah, latih topik yang tepat, lalu tes ulang tanpa catatan.

Ulangan dan progres
Simpan kesalahan yang layak diulang, kembali ke situ dengan Lirno, dan dari aktivitas mata pelajaran, menit fokus, tugas, serta hari belajar pilih apa yang datang berikutnya.

Satu malam PR, dalam satu alur
Lirno kami rancang di sekitar seluruh siklus belajar: foto PR, minta bantuan sebanyak yang kamu butuhkan, coba metodenya, lalu simpan sesuatu yang berguna untuk besok.
Bayangkan lembar kerja sains dengan delapan soal dan sebuah sketsa yang tidak bisa kamu kaitkan dengan teks. Pindai seluruh halaman, konfirmasi tugas yang dikenali, dan buka hanya soal yang menghambat sisanya. Satu petunjuk saja bisa menyingkap hubungan yang dicari, tanpa mengambil alih pemikirannya dari kamu.
Setelah lembarnya selesai, simpan konsep yang sulit — bukan seluruh percakapan. Ubah jadi set flashcard singkat, catat kesalahpahaman di Mistake Book, dan rencanakan cek tanpa catatan sebelum kuis lima menit. Perencana menjaga sisa kerjaan, jadi lain kali kamu mulai dari keputusan, bukan pencarian lagi.
Rangkaian ini yang membedakan aplikasi yang menjawab dari teman belajar. Setiap fitur punya tanggung jawab yang jelas, dan konteksnya bisa bergerak bersama soalnya.
Lihat seluruh alur Lirno →Sertakan instruksi, sketsa, satuan, dan pilihan jawaban, supaya bantuan dimulai tepat dari tugas yang kamu lihat.
Mulai dengan petunjuk atau langkah pertama. Buka penjelasan lengkap hanya jika dorongan kecil belum cukup.
Flashcard, kuis singkat, misi belajar, atau ulasan kesalahan yang membuat metode tetap bisa diakses setelah PR ditutup.
Satu teman belajar, banyak cara berpikir
AI pembantu PR yang baik harus merespons bentuk soalnya. Persamaan butuh langkah yang terlihat, sains butuh hubungan dan satuan, menulis butuh bukti dan suntingan, bahasa butuh mengingat kembali dalam konteks.
Di fisika, kimia, biologi, statistika, dan matematika, rumuskan dulu apa yang diketahui, apa tujuannya, dan hukum atau hubungan mana yang menghubungkan keduanya. Minta Lirno menjaga satuan, tanda, notasi, dan langkah antara — bukan meloncat dari soal ke hasil.
Kalau perhitungannya terasa salah, pakai cek untuk menemukan penyimpangan pertama. Mengenali konversi atau asumsi yang salah lebih berguna daripada hasil yang sekadar tidak cocok.
Untuk esai, analisis sumber, atau soal sastra, tanya dulu apa yang diminta soalnya sebelum mulai menulis. Pisahkan klaim, bukti, penjelasan, dan sanggahan supaya kamu melihat bagian mana yang hilang.
Pakai Lirno untuk minta kerangka, memperjelas konsep, atau cek apakah bukti benar-benar menopang klaim. Sitasi, rujukan, dan rumusan akhir tetap di sumber dan harapan gurumu.
Kosakata lebih melekat kalau kamu mengingatnya dalam konteks. Minta penjelasan singkat, bandingkan kata dengan yang sering tertukar, lalu buat flashcard atau kuis singkat yang meminta mengingat — bukan hanya mengenali.
Untuk tata bahasa, bandingkan dua contoh kecil dan jelaskan mengapa hanya satu bentuk yang benar. Penjelasan dengan kata-katamu sendiri menunjukkan lebih banyak daripada membaca ulang kalimat yang sudah benar.
Kalau kode, tabel, atau proses bertingkat gagal, tunjukkan hasil yang diharapkan dan percobaan relevan yang paling kecil. Minta Lirno menelusuri variabel, asumsi, atau langkah berurutan — bukan mengganti seluruh solusi.
Setelah diperbaiki, coba prediksi apa yang terjadi dengan masukan lain sebelum kamu menjalankannya. Pertanyaan transfer kecil ini menunjukkan apakah kamu benar-benar paham cara kerjanya, atau hanya menyalin perbaikannya.
Prinsip bersama
Mata pelajarannya berubah, tapi kebiasaan yang berguna tetap sama: tentukan soalnya, pilih intervensi terkecil yang cukup, coba langkah berikutnya, dan ingat metodenya lagi tanpa bantuan.
Lihat bagaimana siklus belajar menyesuaikan diri →Pilih kedalaman bantuan
Kalau kamu langsung membuka penjelasan terbesar, langkah yang justru bisa memberi keyakinan bisa hilang. Mulai dari yang kecil, lalu tambah dukungan hanya jika percobaan berikutnya belum punya arah yang jelas.
Pakai petunjuk kalau kamu mengenali topiknya, tapi tidak bisa memilih langkah berikutnya. Tanya apa yang harus dilihat, hubungan mana yang berlaku, atau apa yang harus muncul di baris berguna pertama.
Setelah petunjuk, berhenti dan tulis langkah berikutnya sendiri. Kalau percobaan itu memunculkan pertanyaan baru, kembalikan kerjaan ke cek yang terarah.
Minta penjelasan kalau kosakata, notasi, atau konsep dasarnya yang hilang. Minta ide dalam bahasa sederhana, dengan contoh kecil, lalu penerapannya ke soal kamu.
Sebelum langkah terakhir, berhenti dan selesaikan sendiri. Penjelasan singkat dengan kata-katamu sendiri menyingkap celah selagi penjelasannya masih segar.
Tunjukkan percobaanmu dan minta Lirno menjaga semua yang sudah benar. Umpan balik paling berguna menandai asumsi, perhitungan, rujukan, atau transisi pertama yang mematahkan jalurnya.
Tulis aturan perbaikannya ke Mistake Book dan kerjakan soal serupa. Umpan balik jadi keputusan yang bisa dipakai ulang, bukan perbaikan sekali pakai.
Ubah kesalahan jadi ulasan →Dari PR ke jalur belajar
Mulai dari soal yang nyata. Tutup dengan bukti bahwa kamu bisa memakai metodenya lagi. Setiap area Lirno punya peran yang jelas dalam siklus ini.
Tulis soalnya, atau pindai lembar kerja. Sertakan sketsa, satuan, dan instruksi yang mengubah soalnya.
Kalau beberapa soal terbuka, kerjakan satu kemacetan per satu, jangan mencampur notasinya.
Minta petunjuk, langkah pertama, penjelasan, atau cek. Sesuaikan bantuan dengan seberapa mentok kamu.
Jelaskan metodenya dengan kata-katamu sendiri sebelum menutup percakapan.
Kenali Lirno Tutor →Ubah topik jadi flashcard, kuis, atau misi belajar selagi penjelasannya masih segar.
Soal serupa lebih berharga daripada membaca ulang utas jawaban yang sama.
Kenali latihan →Ubah topik jadi latihan mengingat kembali selagi pemikirannya masih segar.
Masukkan sisa kerjaan ke perencana, supaya besok dimulai dari langkah berikutnya yang jelas.
Kenali perencana →Urutan yang lebih baik
Lirno paling berguna saat setiap area mendorong satu keputusan: pahami soal malam ini, coba metodenya, periksa, lalu ingat lagi.
Lihat seluruh alurnya →Ulas dengan sadar
Penjelasan AI bisa salah. Bacalah berlapis: catatan, pemikiran, dan apa yang harus kamu latih sesudahnya. Bandingkan dengan metode di kelas dan ikuti aturan sekolah.
Konsep mana yang berlaku di sini? Apa persamaan, sketsa, atau definisi pertamanya?
Kalau catatannya belum jelas, minta petunjuk yang lebih kecil daripada penjelasan lengkap.
Satuan, tanda, dan orde besarnya penting. Penjelasan yang rapi pun bisa menyembunyikan kesalahan kecil.
Bandingkan jalurnya dengan yang di catatan atau contoh serupa dari kelas.
Paham sekali tidak sama dengan ingat saat kuis lima menit.
Simpan sebagai flashcard, jalankan kuis singkat, atau mulai misi belajar sebelum menutup aplikasi.
Ubah PR jadi latihan →Jaga perbedaannya
Pakai untuk memahami konsep, memeriksa pemikiran, dan berlatih. Untuk kerja yang dinilai, ikuti aturan integritas akademik.
Apa itu AI pembantu PR? →